Berita

    Featured Image

    Ketahui 5 Cara Agar Lolos Uji Emisi Gas Buang

    Setiap kendaraan yang Anda miliki wajib untuk dapat lolos uji emisi. Seperti yang dianjurkan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta. Tujuan dari adanya uji emisi ini adalah agar kendaraan bermotor produksi lebih dari 10 tahun teruji kadar karbondioksidanya.

    Mengikuti uji emisi memang suatu kewajiban setiap warga yang memiliki kendaraan, khususnya di Jakarta. Untuk menghindari naiknya tingkat polusi, pemerintah provinsi wajib untuk rutin mengadakan uji emisi pada kendaraan. Pada artikel ini akan dijelaskan cara agar lolos dalam proses uji emisi.

    5 Cara Kendaraan Lolos Uji Emisi

    Anda wajib tahu bahwa syarat kendaraan lulus dalam uji emisi adalah kadar karbondioksida (CO2) kendaraan Anda wajib sebesar 3% bagi kendaraan produksi di bawah tahun 2007. Sedangkan, untuk mobil produksi di atas tahun 2007, kadar karbondioksida harus kurang dari 1,5%. Lalu, bagaimana cara agar kendaraan Anda lolos dalam uji emisi? Anda wajib menyimak 5 cara di bawah ini:

            1. Memakai BBM yang Tepat

    Cara pertama yang dapat Anda lakukan pada kendaraan agar lulus uji emisi adalah pemakaian bahan bakar atau BBM yang tepat. Hal ini sangat vital dan dianjurkan karena pemakaian BBM ini menjadi alasan utama apakah mobil Anda baik atau buruk pembakaran mesinnya.

    Misal, mobil Anda dianjurkan menggunakan BBM jenis Pertamax tetapi Anda mengisinya dengan Pertalite, tentu nanti akan berpengaruh pada pembakaran mesin. Mesin mobil Anda akan mudah rusak dan tidak melakukan pembakaran dengan baik.

            2. Melakukan Perawatan Mobil Rutin

    Lakukan perawatan mobil dengan rutin menjadi salah satu cara agar mobil Anda lulus uji emisi. Perawatan yang maksimal pada mobil akan mencegah mobil Anda untuk mudah rusak pada aspek sistem pembakarannya.

    Ketika mobil Anda secara rutin diservis, tentu komponen bagian mobil akan diperiksa dan jika ada kekurangan dapat diganti. Hal tersebut dapat berpengaruh pada tarikan mobil Anda yang tidak begitu banyak menghasilkan karbondioksida.

            3. Memerhatikan Filter Udara Mobil

    Paling penting dalam sebuah kendaraan adalah komponen filter udara. Pastikan komponen satu ini tidak kotor menyumbat udara yang masuk atau keluar mobil Anda. Karena jika udara yang masuk atau keluar mobil terhambat, maka kadar karbondioksida pada mobil akan semakin tinggi dan mempengaruhi sistem pembakaran.

    Anda dapat memperhatikan kondisi mobil yang filter udaranya jelek, maka keluar asap hitam dari knalpot kendaraan. Hal ini yang bahaya bagi udara dan menyebabkan polusi dan tentu tidak akan lolos uji emisi kendaraannya.